Oleh : Master Sihotang
MEDAN: Gubernur Sumut Syamsul Arifin dijadwalkan akan meresmikan pemakaian gedung sekolah terpadu Dharma Caraka senilai Rp22 miliar di Gunung Sitoli, Nias. Di saat bersamaan, juga akan menyaksikan peresmian sekolah terpadu di Teluk Dalam Nias Selatan oleh Sekjen Departemen Luar Negeri (Deplu) Imron Khotan.
Dia mengharapkan kepala daerah di dua kabupaten yang menerima bantuan tersebut dapat memelihara dengan baik fasilitas pendidikan itu dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas pendidikan daerahnya sehingga bisa sejajar dengan daerah-daerah lain yang lebih dulu maju.
“Ketersedian bangunan sekolah serta perlengkapannya harus didukung kinerja pejabat dan para tenaga pendidik dengan serius,” ujarnya.
Gubernur menilai masyarakat Pulau Nias pantas bersyukur dengan adanya bantuan pembanguan sekolah yang representatif tersebut.
Sekretaris Jendral Deplu Imron Khotan mengemukakan dana pembanguan sekolah terpadu yang bernilai Rp22 miliar tersebut sumbangan dari para donatur luar negeri yang dikumpulkan oleh Kedutaan Besar RI di seluruh dunia sebagai dukungan terhadap rehabilitasi dan rekonstruksi Nias pasca gempa dan tsunami pada 2004 silam.
’’Dalam hal ini, Deplu hanya memfasilitasi pembanguan sekolah berupa perangkat keras sekolah seperti bangunan sekolah dan mobiler, sedangkan untuk tenaga pengajar serta pendukung lainnya, diharapkan dapat pemerintah daerah,’’ katanya.
Dia merinci pembangunan sekolah terpadu di dua kabupaten di Pulau Nias ini berbiaya Rp22 miliar meliputi Rp11,5 miliar untuk sekolah terpadu di Teluk Dalam Nias Selatan dan Rp10,5 miliar pembanguan sekolah terpadu di Nias.
Selasa, 13 Januari 2009
Sekolah terpadu Rp22 miliar siap diresmikan di Nias
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar