Oleh: Antara
PALEMBANG (Antara): Dua pekan menjelang perayaan imlek atau tahun baru Cina, pusat perbelanjaan modern atau mal di Kota Palembang ‘memerah’ dengan berbagai ornamen khas perayaan tahun baru tersebut.
Pantauan di Palembang, Selasa, setiap pusat perbelanjaan modern memasang lampion dan patung-patung khas keturunan Tionghoa yang berwarna merah sehingga memerahkan mal-mal tersebut dan ornamen imlek itu menarik perhatian pengunjung tempat berbelanja itu.
Sherly (36), warga keturunan Tionghoa mengatakan, menghiasi rumah dengan berbagai ornamen khas negeri tirai bambu tersebut menjelang imlek menjadi kewajiban bagi mereka warga keturunan.
‘’Hal itu, dilakukan sebagai bentuk penghormatan kami terhadap warisan leluhur yang sampai kapanpun dan di manapun tetap dijunjung tinggi,’’ katanya.
Menurut dia, menjaga dan melaksanakan tradisi nenek moyang bagi masyarakat keturunan China sangat penting sehingga walaupun mereka tidak pernah menginjak tanah leluhur tetapi adat istiadat dan kebudayaan negeri asal mereka tetap lestari.
‘’Dengan demikian generasi muda bisa memahami dan melaksanakan berbagai ritual adat istiadat bangsa Tionghoa tersebut,’’ tambahnya.
Sementara itu, Fadila pramuniaga salah satu pasar modern di Palembang mengatakan, penjualan berbagai ornamen imlek memasuki dua pekan sebelum perayaan mulai ramai. ‘’Sebagian besar pembeli datang dan memilih pernak pernik imlek bersama-sama keluarga,’’ ujarnya.
Dia mengatakan, semakin mendekati perayaan tahun baru China tersebut maka terjadi peningkatan permintaan ornamen imlek, seperti lampion, pakaian, dan kartu ucapan.
‘’Harga ornamen tersebut cukup berpartisipasi sehingga semua lapisan warga keturunan Tionghoa bisa mendapatkan produk itu sesuai dengan kemampuan pendanaan mereka,’’ tandasnya.
Selasa, 13 Januari 2009
Gema Imlek mulai terasa di Palembang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar