oleh: Antara
BENGKULU (Antara): Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bengkulu, Letkol Laut (P) Choky Hutabarat, meminta agar pengerukan alur pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu, segera dirampungkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
‘’Kita memiliki program dan telah mengusulkan kepada Kepala Staf Angkatan Laut, tapi dengan kondisi alur pelabuhan seperti ini tidak bisa dilaksanakan, akibatnya saya bisa dikira bohong,’’ katanya pada rapat koordinasi penataan pelabuhan Pulau Baai di Bengkulu, Senin.
Untuk itu, ia berharap agar PT Pathaway International selaku kontraktor penataan pelabuhan Pulau Baai, dapat melaksanakan pengerukan alur sesuai dengan jadwal semula.
Perusahaan itu telah menyelesaikan pengerukan alur tahap awal hingga kedalaman minus enam meter, namun menunda pengerukan tahap dua yang sebelumnya dijadwalkan awal Januari 2009, menjadi akhir Februari 2009.
Dengan tertundanya pengerukan alur itu, maka beberapa program yang telah disusun tak bisa dilaksanakan sesuai jadwal.
Ia mencontohkan, rencana mendatangkan siswa dari Akademi Angkatan Laut ke Bengkulu, belum bisa dilaksanakan karena Kapal Dewa Ruci yang akan mengangkutnya tidak bisa masuk ke kolam pelabuhan.
Terkait kegiatan patroli yang dilakukan Lanal Bengkulu, menurut dia, dengan kondisi kedalaman alur minus enam meter saat ini, masih relatif lancar karena dua unit KAL (Kapal Angkatan Laut) yang ada relatif kecil dan bisa melalui alur tersebut.
Namun, lanjut dia, kapal patroli armada wilayah barat tidak bisa singgah ke Bengkulu, karena tidak bisa melewati alur pelabuhan Pulau Baai
Selasa, 13 Januari 2009
Danlanal Bengkulu minta pengerukan alur dituntaskan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar