PEKANBARU (Antara): Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Stasiun Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menyatakan bahwa tinggi gelombang di perairan Riau daratan dan Riau kepulauan semakin meningkat dan berbahaya bagi pelayaran.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Kota Pekanbaru, Blucer Dolog Saribu melalui staf analisa BMG, Warih di Pekanbaru, Selasa. Warih menjelaskan, ketinggian gelombang di perairan Pulau Batam, Tanjung Pinang dan Selat Singapura mencapai tiga hingga empat meter, bahkan terkadang mencapai lima meter.
Bahkan tinggi gelombang di perairan Pulau Tujuh Natuna, Matak, Tarempa, Dabo Singkep dan sekitarnya mencapai empat hingga enam meter, bahkan terkadang mencapai tujuh meter.
Sementara di perairan Riau daratan seperti Bengkalis, Dumai, dan Indragiri Hilir tinggi gelombang antara satu setengah hingga dua meter. BMG menyatakan tinggi gelombang tersebut berbahaya bagi pelayaran dengan menggunakan kapal rakyat atau kapal kecil yang biasa digunakan nelayan penangkap ikan.
Sehingga nelayan dengan kapal rakyat yang ingin mencari ikan atau mengarah ke Riau kepulauan harus waspada. Kondisi demikian menurut BMG diakibatkan oleh cuaca buruk dan diprediksikan masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.
Selasa, 13 Januari 2009
BMG ingatkan bahaya tinggi gelombang di Riau
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar