Oleh : HAMBALI BATUBARA
Medan.Puluhan wartawan media cetak dan elektronik di Medan melakukan aksi protes kekerasan terhadap pers yang sedang meliput peperangan di Jalur Gaza, Timur Tengah
Para wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Medan mengutuk tentara Israel yang menembaki wartawan yang sedang meliput.Sampai saat ini sudah 2 wartawan media international yang tewas di tempat dengan kondisi menyedihkan,akibat tembakan terarah serdadu Israel.
Kordinator aksi,Edi Irawan yang juga wartawan indosiar mengatakan tindakan Israel yang menembaki wartawan di nilai telah melanggar undang-undang peperangan international dan HAM. Tentara Israel dinilai telah membungkam kebebasan pers dengan membunuh awak media serta memutus informasi.
"Kita menyayangkan alasan penembakan Israel karena keberpihakan pers terhadap kelompok Hamas. Padahal itu semua terjadi karena tidak terbukanya Israel terhadap jurnalis,"kata Edi Irawan di depan Kantor Konsulat Amerika di Jalan Walikota di Medan,kemarin
Atas tindakan kekerasan ini,Forum Jurnalis Medan mengajak organisasi pers international untuk meminta mahkamah international menjatuhkan hukuman berat kepada Israel karena telah melakukan pelanggaran Konvensi Jenewa dengan melakukan pelanggaran perang.
Aksi ini berlangsung di depan kantor konsulat Amerika dengan membawa poster yang berisi kecaman terhadap Israel. Konsulat Amerika dipilih karena dianggap Amerika juga harus bertanggung jawab penuh atas kondisi tersebut karena Negara adi kuasa tersebut telah melegalkan terjadinya agresi tentara Israel.
Aksi ini berjalan dengan damai yang ditutup dengan pelemparan telur busuk ke bendera Israel. Aksi juga tidak mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian seperti lazimnya demo terhadap Israel. Kontras dengan yang terjadi di Jalur Gaza,dalam aksi tersebut antara Jurnalis dengan pihak keamanan tampak akrab, ada yang saling bercanda dan bertegur sapa.(*)
Senin, 12 Januari 2009
Wartawan Medan Gelar Aksi Solidaritas Kekerasan Pers di Jalur Gaza
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar