Oleh Master Sihotang
MEDAN: Untuk ketiga kalinya di Sumatra Utara, Pertamina mengoperasikan, one stop service pelumas dengan brand OliMart di Kabanjahe, Provinsi Sumut. Asisten Manager. Retail Marketing Brand Communication Pertamina Pelumas, Redesmon Munir mengutarakan OliMart yang diresmikan akhir pekan lalu adalah yang pertama di Sumatra Utara yang berada di luar Kota Medan, dan tercatat sebagai yang ke-33 di Indonesia. "OliMart Kabanjahe dikelola oleh CV Lau Sekalak, bekerjasama dengan Unit Bisnis Pelumas," ujar siaran pers yang diterima Bisnis di Medan kemarin..
OliMart merupakan outlet pelayanan servis dengan standar operasi Pertamina. Fasilitas yang diberikan antara lain, penggantian oli yang khusus menggunakan pelumas Pertamina, juga layanan lain untuk konsumen, seperti salon mobil, doorsmeer (cuci mobil), pergantian ban, spooring, balancing, dan perbaikan mesin dengan standard servis Prima, Informatif, Nyaman, Teruji, Ekonomis, dan Ramah (Pinter).
Menurut Redesmon Munir, dengan penerapan standar pelayanan OliMart, maka konsumen otomotif akan mendapatkan pelayanan yang sama di seluruh OliMart yang ada di Indonesia. "Kekuatan OliMart bukan hanya dari sisi fisik sebagai bengkel, tetapi sebagai network," tegasnya.
Menurutnya, kata kunci bagaimana memenangkan persaingan bisnis pelumas di sektor retail adalah bagaimana menang di bengkel resmi dan bengkel umum. Tahun 2008 lalu, marketshare pelumas Pertamina adalah sebesar 40% di sektor otomotif dan 60% di sektor industri. Pada tahun 2009 ini, Pertamina menargetkan pertumbuhan sebesar 8%.
"OliMart didesain dengan memperhatikan 4 (empat) stakeholders, yaitu Pertamina sendiri, pemilik bengkel OliMart, mekanik OliMart, dan konsumen," Redesmon Munir.
Menurut dia, sekitar 95% pemilik mobil mengganti oli di bengkel, sedangkan sisanya (5%) mengganti oli sendiri. Untuk memenangkan persaingan di bengkel resmi, kata dia, dilakukan dengan pendekatan, baik kepada ATPM-nya maupun kepada mekanik bengkel-bengkel yang ada di daerah ini.
Sedangkan untuk memenangkan kompetisi di bengkel umum, paparnya, strategi pertama adalah menyenangkan hati pemilik bengkel. Kedua, lanjutnya, menyenangkan hati mekanik bengkel. Dan yang ketiga, adalah menyenangkan hati konsumen.
Olimart didesain untuk pemilik bengkel agar mereka mendapatkan keuntungan, yaitu bengkelnya didesain bagus, sehingga menjadi bengkel representatif yang berbeda dengan bengkel yang lain. Konsumen yang melihat OliMart, akan muncul image bahwa bengkel tersebut terpercaya, karena didukung langsung oleh Pertamina.
Kepada mekanik bengkel, Pertamina memberikan insentif. Sedangkan untuk konsumen, mendapatkan kenyamanan ketika mereka mengganti oli, kepercayaan bahwa produk itu asli dan berkualitas, serta mendapatkan informasi. "Nah, yang inilah kita berikan kepada konsumen, paket servis dengan standard pelayanan Pinter, yang artinya Prima, Informatif, Nyaman, Teruji, Ekonomis, dan Ramah," jelasnya lagi.
Dalam sistem kerjasama OliMart, Pertamina menetapkan syarat berupa minimal omzet, tempat bengkel strategis, dan bisa loyal kepada Pertamina. Imbalannya, pemilik bengkel OliMart diberi signage, software IT, dan sebagainya. Siapapun yang punya bengkel yang lokasinya strategis, traffic density di atas 10 unit mobil/hari, dan punya jasa servis lain selain ganti oli -seperti cuci mobil, ganti ban, dan sebagainya- dapat bergabung dengan sistem OliMart Pertamina. (*)
Senin, 12 Januari 2009
OliMart dukung layanan Pertamina di Kabanjahe
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar