Oleh: Antara
PALEMBANG (Antara): Warga Palembang pada tahun 2008 menyerap sebanyak 921 ribu liter minyak goreng bersubsidi dari jatah sebanyak 940 ribu liter.
Kabid Perdagangan Dinas Perindagkop Palembang, Yustianus, mengatakan, pendistribusian minyak goreng tersebut dilakukan dalam tiga tahap dan kupon sebesar Rp2.500 per liter itu telah dibagikan kepada warga setempat untuk dibelikan minyak goreng itu.
Menurut dia, sisa minyak goreng yang tidak terdistribusikan tersebut telah dikembalikan kepada produsen minyak itu, sehingga produsen mengklaim sesuai dengan minyak goreng yang terserap.
Ia mengatakan, pendistribusian minyak goreng bersubsidi yang merupakan program pemerintah pusat tersebut dibagikan secara bertahap sejak April 2008.
‘’Sampai Desember tersisa 19 ribu liter minyak goreng bersubsidi dan telah dikembalikan kepada produsen minyak yang berpartisipasi menyediakan produk tersebut pada setiap kali pendistribusian minyak goreng bersubsidi,’’ katanya.
Terkait dengan penurunan nilai subsidi minyak goreng menjadi Rp1.000 per liter, dia menambahkan, belum mendapat informasi terkait dengan kebijakan Menteri Perdagangan RI tersebut.
‘’Begitu juga dengan jatah minyak goreng yang dialokasikan untuk warga Palembang pun belum bisa dipastikan berapa banyak,’’ ujarnya.
Masitoh (36), warga Palembang mengatakan, sangat berharap kembali mendapat kupon subsidi minyak goreng karena minyak goreng curah kini cenderung naik sekitar Rp500 per kilogram.
‘’Kenaikan harga minyak goreng tersebut tentunya sangat bertolak belakang dengan kebijakan pemerintah menurunkan harga BBM yang semestinya diikuti penurunan harga berbagai kebutuhan pokok.’’
Dia mengharapkan, seiring dengan kebijakan menurunkan harga BBM, pemerintah juga tetap menerapkan subsidi minyak goreng sama seperti tahun 2008 sebesar Rp2.500 per liter.
‘’Kalau ada penurunan subsidi minyak goreng menjadi Rp1.000 per liter kebijakan tersebut dinilai tidak berpihak kepada rakyat miskin karena pengguna BBM sebagian besar orang mampu yang punyak kendaraan,’’ ujarnya.
Kamis, 15 Januari 2009
Migor bersubsidi terserap 921 ribu liter di Palembang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar