Berita selengkapnya.. line-height: 1.4em; /* Fix bug in IE5/Win with italics in posts */ margin: 0; height: 1%; overflow: visible; } .post-footer { font-size: 80%; color: #8facc8; } .uncustomized-post-template .post-footer { text-align: right; } .uncustomized-post-template .post-footer .post-author, .uncustomized-post-template .post-footer .post-timestamp { display: block; float: left; text-align: left; margin-right: 4px; } p.comment-author { font-size: 83%; } .deleted-comment { font-style:italic; color:gray; } .comment-body p { line-height: 1.4em; } .feed-links { clear: both; line-height: 2.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 29px; } #footer .widget { margin: 0; padding-top: 0; padding-right: 0; padding-bottom: 15px; padding-left: 55px; color: #fef6ee; font-size: 90%; line-height: 1.4em; background: url(http://www.blogblog.com/thisaway_blue/icon_footer.gif) no-repeat 16px 0; } /* lists ----------------------------------------------- */ .post ul { padding-left: 32px; list-style-type: none; line-height: 1.4em; } .post li { padding-top: 0; padding-right: 0; padding-bottom: 4px; padding-left: 17px; background: url(http://www.blogblog.com/thisaway_blue/icon_list_item_left.gif) no-repeat left 3px; } #comments ul { margin: 0; padding: 0; list-style-type: none; } #comments li { padding-top: 0; padding-right: 0; padding-bottom: 1px; padding-left: 17px; background: url(http://www.blogblog.com/thisaway_blue/icon_comment.gif) no-repeat left 3px; } .sidebar ul { padding: 0; list-style-type: none; line-height: 1.2em; margin-left: 0; } .sidebar li { padding-top: 0; padding-right: 0; padding-bottom: 4px; padding-left: 17px; background: url(http://www.blogblog.com/thisaway_blue/icon_list_item.gif) no-repeat left 3px; } #blog-pager-newer-link { float: left; margin-left: 29px; } #blog-pager-older-link { float: right; margin-right: 16px; } #blog-pager { text-align: center; } /* links ----------------------------------------------- */ a { color: #4386ce; font-weight: bold; } a:hover { color: #2462a5; } a.comment-link { /* ie5.0/win doesn't apply padding to inline elements, so we hide these two declarations from it */ background/* */:/**/url(http://www.blogblog.com/thisaway_blue/icon_comment.gif) no-repeat left 45%; padding-left: 14px; } html>body a.comment-link { /* respecified, for ie5/mac's benefit */ background: url(http://www.blogblog.com/thisaway_blue/icon_comment.gif) no-repeat left 45%; padding-left: 14px; } .sidebar a { color: #599be2; } .sidebar a:hover { color: #3372b6; } #header h1 a { color: #eef6fe; text-decoration: none; } #header h1 a:hover { color: #b4c7d9; } .post h3 a { text-decoration: none; } a img { border-width: 0; } .clear { clear: both; line-height: 0; height: 0; } .profile-textblock { clear: both; margin-bottom: 10px; margin-left: 0; } .profile-img { float: left; margin-top: 0; margin-right: 5px; margin-bottom: 5px; margin-left: 0; padding: 3px; border: 1px solid #bdd4eb; } .profile-link { padding-top: 0; padding-right: 0; padding-bottom: 0; padding-left: 17px; background: url(http://www.blogblog.com/thisaway_blue/icon_profile_left.gif) no-repeat left 0; } /** Page structure tweaks for layout editor wireframe */ body#layout #main, body#layout #sidebar { padding: 0; } -->

Jumat, 06 Februari 2009

Polisi tetapkan 13 tersangka kerusuhan DPRD Sumut


oleh: hambali batubara


MEDAN: Pihak Polri menetapkan 13 tersangka kasus kerusuhan yang dilakukan massa pendukung pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) di DPRD Sumut pada 3 Februari lalu yang menelan korban tewasnya Ketua DPRD Sumut Abdul Aziz Angkat.
Kabid Humas Polda Baharuddin Djafar mengungkapkan ke-13 tersangka tersebut yakni Chandra Panggabean, Burhanuddin Rajagukguk, Jon Handel Samosir, Datumira Simanjuntak, Viktor Siahaan, Charles Sianturi, Gelmok Samosir, Ganda Hutasoit, Roy Frans Sagala, Arianto Sitorus, Nikel Johanes, Dedi Lumbatungkap dan Rudolf Mapaung.
" Chandra Panggabean adalah pemrakarsa pembentukan Protap. Para tersangka kini sudah ditahan di Poltabes Medan, ’’ ujar Baharuddin.
Kapoltabes Medan Aton Suhartono menyatakan belum menerima surat resmi pencopotan dirinya. Namun jika benar dirinya akan dicopot terkait kerusuhan di DPRD Sumut, dia mengaku siap. ’’Saya siap dicopot karena saya adalah penanggung jawab pengamanan aksi unjuk rasa,’’ katannya.

Berita selengkapnya ..

SIB jadi sasaran aksi unjuk rasa

oleh: hambali batubara

MEDAN: Sejumlah kelompok masyarakat Sumut, seharian ini melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) yang mengecam GM Panggabean, pemimpin redaksi SIB, sebagai salah satu aktor intelektual kerusuhan di DPRD Sumut yang berbuntut tewasnya Ketua DPRD Sumut Abdul Aziz Angkat.
Sekitar 100 anggota Pemuda Pancasila (PP) yang berunjuk rasa di pagi hari tadi, menilai Harian SIB telah menjadi alat propaganda. ’’Kami minta Dewan Pers untuk menutup Harian SIB karena telah melakukan propaganda-propaganda negatif khususnya terkait kerusuhan di DPRD Sumut beberapa hari lalu, ’’ teriak Budi Syahputra, koordinator aksi unjuk rasa.
Kelompok aksi unjuk rasa lainnya di depan kantor harian SIB di Jalan Brigjen Katamso, digelar Forum Umat Islam Bersatu (FUIB). Mereka menilai aparat kepolisian telah lalai dan gagal mencegah aksi anarkis dari kelompok pendukung pembentukan Protap sehingga mengakibatkan tewasnya Ketua DPRD Sumut Abdul Aziz Angkat.

Berita selengkapnya ..

Polisi dinilai lalai amankan unjuk rasa di DPRD Sumut

oleh: hambali batubara

MEDAN: Komisi III DPR RI mendatangi gedung DPRD Sumut, tadi siang untuk mencari fakta terkait kasus kerusuhan pendukung pembentukan Propinsi Tapanuli (Protap). Tim terdiri 12 orang, dipimpin Wakil Ketua Komisi III Maiyasyak Johan, bertujuan mengumpulkan data baik dari lapangan maupun dari anggota DPRD Sumut terkait kerusuhan yang berbuntut tewasnya Ketua DPRD Sumut Abdul Aziz Angkat.
Rapat sendiri berlangsung tertutup dan mendapat penjagaan ketat dari pihak pengamanan DPRD Sumut dan kepolisian.
Yasona Laoly, anggota Komisi III yang juga berasal dari daerah pemilihan Sumut mengatakan ada kelalaian dari pihak kepolisian yang mengamankan jalannya unjuk rasa. Apalagi tahun 2007 lalu sempat terjadi kericuhan saat berlangsungnya demo Protap. ‘’Seharusnya hal ini menjadi referensi pihak keamanan,’’ katanya.
Komisi III juga mencurigai ada skenario tertentu karena gembok pagar sudah diganti. Sehingga saat almarhum Abdul Aziz Angkat hendak dilarikan melalui pintu alternatif, sudah terkunci. ‘’Kami minta kasus ini diusut tuntas secara profesional.’’
Laoly menambahkan kehadiran Komisi III akan membawa keterangan yang didapat dilapangan untuk dibahas di komisi untuk diserahkan kepada pemerintah. Sampai saat ini kondisi gedung masih tampak bekas kaca dan kursi yang dirusak massa.
Wakil Ketua DPRD Sumut, Hasbullah Hadi mengatakan pihaknya telah membentuk tim panitia khusus (pansus) untuk ,menginvestigasi dan mencari fakta tentang kerusuhan aksi unjuk rasa Protap. Tim beranggotakan 19 orang, dimana salah tugasnya mencari fakta-fakta untuk diserahkan kepada pihak kepolisian. ‘’Termasuk juga mempersiapkan saksi-saksi. Salah satu saksi yang kami akan ajukan adalah Azwir Sofyan, anggota Fraksi PAN. Pansus ini juga akan menyelidiki keterlibatan anggota DPRD Sumut, ‘’ tandasnya.

Berita selengkapnya ..

APBD Lingga Kepri disahkan tanpa sepengetahuan Ketua DPRD

oleh: antara

TANJUNG PINANG: Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Alias Wello mengaku tidak mengetahui jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2009 sudah disahkan.
‘’APBD Lingga 2009 sudah disahkan pada akhir Desember 2008, tetapi tanpa sepengetahuan. Enam anggota DPRD Lingga lainnya juga tidak tahu anggaran daerah tersebut telah disahkan,’’ kata Alias Wello, hari ini.
Ia mengaku tidak mengetahui berapa nilai anggaran daerah tahun 2009 yang disahkan pada 30 Desember 2008 sekitar pukul 17.00 WIB.
‘’Sejak pagi hingga sore saat pengesahan anggaran saya dan enam rekan lain berada di kantor. Diduga, APBD Lingga disahkan setelah kami meninggalkan kantor dewan,’’ ungkapnya.
Pengesahan APBD tahun 2009 juga tidak dilaporkan Sekretaris DPRD Lingga sehingga tidak semua anggota dewan mengetahuinya. ’’Namun baru-baru ini saa dapat kabar, anggaran disahkan oleh Wakil Ketua DPRD Lingga, Kamarudin Ali,’’ tandasnya.

Berita selengkapnya ..

Mandala target angkut 500 ribu penumpang dari Polonia


oleh: dormaulina sidabutar


MEDAN : Maskapai penerbangan Mandala Airlines menargetkan akan mengangkut penumpang dari bandara internasional Polonia Medan pada tahun ini sebanyak 500 ribu orang dari target secara nasional 6-8 juta penumpang.
“Tapi target penumpang yang akan diterbangkan tersebut bergantung pada situasi dan kondisi krisis ekonomi yang terjadi saat ini. Kami optimistis bisa mencapai angka tersebut,’’ Warwick Brady, Chief Executive Officer (CEO) Mandala Airlines.
Dia mengatakan salah satu faktor pendukung untuk dapat mengejar pencapaian target itu selain dari peluncuran produk Mandala plusGuard, juga dengan pengoperasian pesawat baru yang sudah dipesan pada tahun 2007 lalu yakni Airbus A320, A319 dan armada modern Boeing 737-400.
Head of Corporate Communication Mandala Trisia Megawati KD mengatakan dengan pengoperasian pesawat-pesawat terbaru, Mandala menawarkan jaringan pelayanan yang luas untuk 20 tujuan penerbangan dengan ketetapan jadwal penerbangan, kebersihan pesawat serta penawaran harga yang terjangkau.
“Respon pasar dari pengoperasian pesawat baru khususnya dari segmen korporasi dan dari masyarakat luas cukup bagus. Bila tahun 2008 Mandala bisa mengangkut sedikitnya 5 juta penumpang, maka tahun ini kami sangat optimis target 6-8 juta penumpang bisa tercapai,” ujarnya.
Trisia menambahkan saat ini jaringan pelayanan Mandala masih terfokus di wilayah Barat Indonesia. Dan rencananya, sambung dia, memasuki kwartal II/2009 Mandala akan membuka rute terbaru penerbangan ke wilayah Timur Indonesia.

Berita selengkapnya ..

Penjualan Unilever di Sumatra naik 20%

oleh: hambali batubara

MEDAN: PT Unilever Indonesia.Tbk mengalami kenaikan penjualan produknya di wilayah Sumatra di tahun 2008. Dibanding tahun sebelumnya, kenaikan penjualan seluruh produk di wilayah tersebut mencapai 20%.
Areal Sales Manager Medan Area PT Unilever Indonesia Tbk, Didik HP menyebutkan dari seluruh total penjualan produknya, Pepsodent menyumbang kontribusi terbesar di wilayah Sumatra. Ap-alagi menurut Didik, produk dental ini masih dominan dibanding produk sejenis kompetitor lainnya.
Didik menambahkan, pihaknya optimis dapat mencapai target penjualan tahun 2009 melebihi 20 persen dari penjualan 2008. Pihak Unilever menilai Sumatra Utara dan Aceh merupakan wilayah yang paling besar pengembangan produknya di tahun 2009.
“ Wilayah Sumatra dan Aceh selama ini menjadi kontribusi terbesar penjualan dari 20 area di Indonesia, “ jelas Didik di Acara Desa Binaan kerjasama antara PT Unilever Indonesia Tbk dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (FKG USU) di desa Ujung Rambung, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut.
Didik mengatakan pencapaian penjualan produk Unilever sebesar 20% di Sumatra merupakan kontribusi sebesar 5-6% dari seluruh total penjualan perusahaannya di tahun 2008.
Hernie Raharja, Marketing Manager Oral Care PT Unilever Indonesia Tbk mengatakan penjualan produk Pepsodent di Sumatra lebih bagus daripada daerah lain. Tanpa mau menyebutkan angka, Hernie menyebutkan penjualan produk tersebut mencapai 2 digit. Bila dibanding Pulau Jawa, Sumatra dinilai masih memiliki banyak daerah yang berpotensi untuk pengembangan pemasaran. “ Masih banyak opportunity di wilayah Sumatra, “ ungkapnya
Apalagi menurut Hernie, selama ini produk Pepsodent masih dominan di Sumatra dibanding produk sejenis dalam hal pemasarannya. “ Cukup bagus, diatas 50%, “ ungkap Hernie usai penandatangan kerjasama program kesehatan gigi dan mulut di Desa Binaan Ujung Rambung, Kabupaten Serdang Bedagai.

Desa binaan gigi pertama

Bupati Kabupaten Serdang Bedagai, H.T. Erry Nuradi mengatakan pihak berharap Desa Binaan Ujung Rambung bisa menjadi desa percontohan untuk perawatan gigi dan mulut di propinsi Sumatra Utara dan nasional. Erry mengatakan program desa binaan untuk kesehatan gigi dan anak tersebut baru pertama kali ada di Indonesia. “ Ini suatu kemajuan bila dilihat dari wilayah Sergai yang baru 5 tahun wilayahnya di mekarkan, “ ujar Erry
Erry mengatakan program kerjasama ini akan berlangsung selama 3 tahun hingga 2012 dimana setiap bulannya minimal ada tenaga ahli dari FKG USU memeriksa gratis kesehatan gigi dan mulut warga Ujung Rambung. Untuk memperlancar kegiatan ini, desa ini mendapat bantuan pinjam pakai enam kursi dental unit yang akan dipergunakan untuk memeriksa warga yang letaknya di dekat Sekolah Dasar Ujung Rambung.
Dekan Fakultas Kedokteran Gigi, Danial Nasution mengatakan dari program binaan ini, diharapkan Pepsodent memberikan bantuan dana penelitian untuk 10 mahasiswa dan dua staf pengajar FKG USU yang nantinya dapat dipresentasikan di forum ilmiah nasional maupun international yang akan dimuat di jurnal-jurnal nasional ataupun international.

Berita selengkapnya ..

Pengusaha minta kerusuhan DPRD Sumut tidak meluas

oleh: hambali batubara

MEDAN: Pengusaha Sumatra Utara meminta pihak-pihak terkait untuk segera menyelesaikan masalah kerusuhan di gedung DPRD Sumut yang mengakibatkan tewasnya Ketua DPRD Sumut Azis Angkat.
Kerusuhan yang dipicu aksi unjuk rasa tuntutan massa pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) tersebut diharapkan tidak sampai mengganggu iklim dunia usaha di wilayah Sumut.
‘’Kami berharap kasus ini dapat segera diselesaikan pemerintah agar tidak berlarut-larut. Karena jika berlarut-larut berpotensi mengganggu iklim dunia usaha,’’ katanya.
Sampai saat ini, pihak Polda Sumut masih memberlakukan status siaga I sehari setelah kerusuhan tersebut.

Berita selengkapnya ..

Selasa, 03 Februari 2009

1.569 KK korban tsunami tuntut rumah tinggal

oleh: malik ridwan

BANDA ACEH: Sebanyak 1.569 kepala keluarga (KK) korban tsunami Aceh sampai saat ini belum memiliki rumah di saat-saat segera berakhirnya masa tugas Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias.
Para korban tsunami yang hidupnya masih terkatung-katung karena ketiadaan rumah tinggal tersebut, menggelar beberapa kali aksi demonstrasi, termasuk di kantor Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
Gubernur NAD Irwandi Yusuf mengemukakan pihaknya sudah menyurati Kepala BRR Aceh-Nias perihal hal tersebut, namun sampai saat ini belum ada respon. ‘’Saya berharap masalah ini harus diselesaikan segera oleh BRR, sebab akan menjadi beban berat bagi Pemerintah Provinsi NAD,’’ katanya.

Berita selengkapnya ..

XL incar 30 ribu pelanggan baru BlackBerry di Sumatra

oleh: dormaulina sidabutar

MEDAN : PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) menargetkan pengguna BlackBerry di wilayah Sumatra pada tahun ini sebanyak 30 ribu pelanggan atau sebesar 30% dari total target nasional yang dipatok sebanyak 100 ribu pelanggan.
Handono Warih BlackBerry Internet Service Manager XL mengatakan target tersebut masih sama besarnya dengan realisasi pencapaian jumlah pengguna BlackBerry sampai posisi akhir tahun 2008 yang tercatat mencapai 7.500 pelanggan atau sebesar 30% dari 25 ribu total pengguna BlackBerry secara nasional.
Untuk merealisasi target tersebut, lanjutnya, pihaknya akan menggarap maksimal segmen korporasi dan dunia pendidikan, dimana porsi korporasi 70%, 30% dunia pendidikan.
‘’Kami akan lebih atraktif meluncurkan produk-produk baru, terakhir kami meluncurkan BlackBerry Javelin tipe 8900,’’ ujarnya.
Dia mengakui pasar Sumatra merupakan pasar prospektif untuk pengguna BlackBerry, setelah pasar Jabodetabek dan Jatim.

Berita selengkapnya ..

Senin, 02 Februari 2009

Sumut jajaki pasar ekspor Timteng

oleh: hambali batubara

MEDAN: Pemerintah daerah Sumatra Utara (Sumut) menjajaki ekspor ke pasar Timur Tengah dalam mengantispasi krisis ekonomi global. Kawasan Timur Tengah dinilai masih memiliki daya beli yang tinggi ketimbang pasar Eropa pasca krisis global.
Kepala Sub Dinas Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan Sumut, Muzanni Lubis menyatakan pihaknya bersama pengusaha Sumut mulai mengalihkan sebagian besar ekspornya ke pasar Timur Tengah sejak akhir tahun lalu.
Dia mengemukakan Pemprov Sumut telah melakukan penjajakan ke beberapa negara Timur Tengah seperti Aljazair, Pakistan dan Dubai. Salah satu upaya penjajakan yang dilakukan adalah dengan melakukan misi dagang ke beberapa wilayah negara tersebut dan mengadakan pameran dagang produk Sumut di Timur Tengah.
‘’Sebagian pengusaha di sana sudah mulai memesan produk Sumut,’’ katanya, hari ini.
Menurutnya pengusaha Aljazair sudah melakukan perjanjian kontrak untuk komoditi ikan, plywood, dan ban. Sedangkan Pakistan tertarik dengan komoditi pertanian, sementara dunia usaha Dubai menaruh minat tinggi pada produk furnitur.

Berita selengkapnya ..

Dua hari bersama JK

oleh: arief budisusilo

Bukan Jusuf Kalla kalau tidak kocak. Wakil Presiden yang mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin Kabinet Indonesia Bersatu sejak 2004 itu memang dikenal doyan guyon.
Hampir semua isu bisa dijadikan banyolan. Tokoh pengusaha itu juga gampang sekali menjawab pertanyaan dan membalik logika. Di banyak kesempatan, malah, kerap soal yang rumit dibuat lelucon, seperti kelangkaan gas, demo mahasiswa, kekurangan listrik, kemacetan jalan, dan seterusnya. Dengan enteng kondisi itu disebutnya sebagai ‘dilema kemajuan’.
Contoh saja soal kelangkaan gas. Kata Kalla, hal itu adalah dampak dari konversi minyak tanah dan gas yang berhasil dan terlalu cepat dari perkiraan semula. Padahal, mulanya masyarakat menentang keras konversi minyak tanah ke gas. Lalu� kelangkaan listrik yang ramai ‘digugat’ investor dan pengusaha di daerah maupun di Jakarta, menurut Kalla, adalah ‘dampak kesejahteraan’ lantaran kian banyak orang mampu beli AC. “Dulu yang pakai AC cuma kantor Gubernur, sekarang kantor Camat pun pakai AC,” ujarnya.
Bagaimana dengan kemacetan? “Ya, makin banyak orang yang bisa beli mobil. Ini kan lebih sejahtera,” tutur Kalla.
Cerita-cerita kocak seperti itu pula yang saya alami saat mengikuti kunjungan Kalla sejak Sabtu lalu di Tokyo, Jepang. Pada Minggu pagi, saat mengunjungi kebun binatang Zoorasia di Yokohama, misalnya, Kalla memberi nama anak Tapir usia 3 bulan, dengan bahasa Bugis, La Baco, yang artinya “Laki-laki pemberani”. Tapir asal Sumatra itu ditangkarkan di kebun binatang tersebut atas kerjasama dengan Pemkot Yokohama. “Kalau saya beri nama pakai bahasa Jawa, orang sini [orang Jepang] susah mengingatnya,” katanya.
Itu baru pemanasan. Siang harinya, saat berkunjung ke Pasona O2, tempat budidaya tanaman bunga, sayuran dan padi di bawah gedung tanpa sinar matahari di Tokyo, Kalla sempat memetik buah tomat di tempat itu.
Mula-mula, Kalla memetik tomat warna merah, setelah dicicipi bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Wapres lalu memetik lagi tomat berwarna kuning. Apa katanya, ”warna kuning lebih enak dari warna merah.”
Karuan saja semua hadirin tertawa, termasuk Duta Besar RI di Jepang, Jusuf Anwar dan Mendiknas Bambang Sudibyo. Anda tentu paham, Kalla adalah Ketua Umum Partai Golkar, yang punya warna dasar kuning. Warna merah? Tak usah saya tulis di sini.
Rupanya Jusuf Anwar juga cepat tanggap. Minggu malam, saat membuka pertemuan tatap muka masyarakat Indonesia di Jepang dengan Wapres di KBRI, Tokyo, Anwar sempat meminta maaf kepada Wapres.
Apa pasal? “Ya mohon maaf, setelah Bapak Wapres tadi mencicipi tomat kuning, saya tidak bisa menyediakan� karpet kuning karena cari di mana-mana tidak ditemukan,” kata Jusuf Anwar. Seperti biasa, panggung pertemuan lazimnya pakai karpet merah.
Tak urung, pertemuan dengan masyarakat Indonesia sekitar dua jam itu berubah menjadi forum yang penuh humor. Apalagi kemudian, dalam pengantarnya, Jusuf Anwar mengalami ‘keseleo’ lidah, ketika mengatakan, “Yang terhormat Bapak Presiden… eh… Wapres,” yang disambut ledakan tawa hadirin.
Apa kata Kalla kemudian? “Kalau slip the tongue seperti tadi, wapres disebut Presiden, nggak papa, karena keliru ke atas. Kalau keliru ke bawah, saya bisa tersinggung. Seperti pada pertemuan gubernur.. saya dibilang Bapak Wakil Gubernur… saya tersinggung,” ujarnya. Ruangan aula KBRI itu pun kembali meledak.
Apalagi, kemudian, dalam sesi tanya jawab, beberapa penanya juga –entah sengaja atau tidak—memelesetkan sapaan Presiden kepada Wapres itu.
Jadinya, hampir sepanjang pertemuan itu, Kalla banyak sekali melontarkan joke-joke segar, termasuk saat menjawab pertanyaan.
Lagi-lagi, soal akademis pun dibuat lelucon. Mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Soka terkait dengan kontribusinya dalam menciptakan perdamaian di Indonesia, Kala justru mengaku membaca ‘ilmu tumbuhan’.
Seolah mengulangi lontaran sebelumnya, dia mengatakan “Yang baik itu kalau hijau. Tapi di atas hijau itu baru bermanfaat kalau ada kuning. Sawah itu hamparan hijau, tapi baru bermanfaat kalau padinya menguning.”
Lalu dia melanjutkan, “Buah itu baru enak kalau warnanya sudah kuning. Kalau masih hijau, baru enak kalau pakai garam.”
Tak urung, Kalla dia pun dituding kampanye. “Ah, ini bukan kampanye… tidak ada anjuran untuk memilih,” kilahnya.
Lalu, ketika menjawab pertanyaan seorang perempuan Indonesia yang bersuami Jepang, apa katanya? “Beruntunglah Ibu. Ini untuk perbaikan keturunan. Kalau tak ada perkawinan antarbangsa, sinetron itu hambar, karena pemain-pemain sinetron itu Indo semua.”
Jadi, dua hari bersama Jusuf Kalla, kata teman saya, “nggak ada matinya.” Termasuk soal cadangan gas pun, menjadi bahan guyonan. “Semua [tempat] di Indonesia ada sumber gas. Sehingga musibah [semburan lumpur] Lapindo itu, akibat kekayaan,” lontarnya. Ehm. (arief.budisusilo@bisnis.co.id)

Berita selengkapnya ..

Sumut siapkan sejumlah perda komunikasi&informasi

oleh: antara

MEDAN: Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut menyiapkan sedikitnya 6 peraturan daerah (perda) terkait bidang komunikasi dan informasi yang bertujuan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Kepala dinas Kominfo Sumut Eddy Sofyan mengungkapkan diantara perda tersebut adalah perda tentang penataan menara telekomunikasi bersama yang merupakan kewenangan Pemprov Sumut.
Selain itu, tuturnya, perda tentang fiber optic yang mengatur ketentuan pemasangan kabel telekomunikasi di dalam tanah. Kemudian, perda tentang pengembangan infra struktur jalan agar dapat dimanfaatkan untuk lokasi advertising atau papan reklame.
’’Yang penting adalam semua perda tersebut tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi,’’ tandasnya.

Berita selengkapnya ..

Pedagang sembako diminta segera turunkan harga

oleh: antara

BANDA ACEH: Ketua DPR Aceh H Sayed Fuad Zakaria mengharapkan pedagang di daerahnya segera menurunkan harga jual sembilan bahan pokok (sembako) menyusul diturunkannya tarif angkutan mobil barang beberapa hari lalu.
Menurut dia, selama ini pengusaha beralasan tarif angkutan mobil barang belum turun sehingga belum mau menurunkan tarif. ‘’Namun kini tarif angkutan barang Medan-Banda Aceh sudah turun, sehingga tidak ada alasan lagi tidak melakukan penyesuaian tarif,’’ katanya, pagi ini.
Ia mengatakan, dulu mereka menyebutkan harga sembako dinaikkan untuk menyesuaikan dengan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif angkutan mobil barang, namun kini harga solar dan premium dan tarif angkutan barang telah diturunkan, tapi harga sembako tetap tinggi.

Berita selengkapnya ..

Hunian hotel di Palembang belum terimbas krisis

oleh: antara

PALEMBANG: Krisis global yang terjadi saat ini belum begitu mempengaruhi tingkat hunian hotel di Palembang khususnya bintang empat, karena masih banyaknya kegiatan yang dilaksanakan di kota tersebut.
Ketua Perhimpunan Hotel&Restoran Indonesia (PHRI) Palembang, Iwan Setiawan mengemukakan tingkat hunian hotel bintang empat di Palembang saat ini masih tinggi rata-rata sekitar 80%, karena masih banyaknya kegiatan yang dilaksanakan di kota ini.
Menurut dia, tingkat hunian hotel bintang empat rata-rata sekitar 80%, sedangkan hotel di bawah bintang empat sekitar 65%-75%.
‘’Upaya yang dilakukan industri perhotelan di Palembang saat ini dalam mengatasi krisis global dengan menawarkan paket-paket tour, kemudian semakin gencar melakukan pemasaran serta memberikan diskon,’’ ujarnya, pagi ini.
Hotel bintang empat saat ini di Palembang tercatat sekitar lima unit yakni Hotel Horison, Novotel, Aryaduta, Swarna Dwipa dan Sandjaya, sedang bintang lima baru ada satu.

Berita selengkapnya ..

Proses KTP Batam dipantau dengan SMS

oleh: antara

BATAM: Selain berupaya mempersingkat waktu penyelesaian kartu tanda penduduk dan kartu keluarga (KTP/KK), Pemerintah Kota Batam juga menyediakan penelusuran prosesnya yang bisa diakses warga dengan teknologi layanan pesan singkat (SMS).
‘’Layanan ini akan diresmikan awal Maret, menandai tiga tahun masa kerja Walikota Ahmad Dahlan dan Wakil Walikota Ria Saptarika,’’ kata Kabag Humas Pemkot Batam, Yusfa Hendri, Minggu.
Dia mengemukakan dengan layanan baru ini, warga kelak dapat mengetahui status permohonan KTP/KK apakah sudah jadi atau masih dalam tahap pemasukan data ke server, sehingga tidak harus membuang waktu dan biaya ke kantor kecamatan.
Penggunanan SMS, kata Yusfa, merupakan pengembangan dari fasilitas pencarian status permohonan KTP/KK secara online yang dewasa ini sudah dapat dilakukan warga dengan mengakses www.siak.humasbatam.com.

Berita selengkapnya ..